Artikel:
belanegara – อธิบดีกรมศุลกากร ตอบโต้กรณีอัยการสูงสุด (อสส.) เข้าตรวจค้นสำนักงานศุลกากรหลายแห่ง โดยระบุว่าเป็นการดำเนินการต่อเนื่องจากคดีเก่าที่เกี่ยวข้องกับการส่งออกผลิตภัณฑ์น้ำมันปาล์มและผลิตภัณฑ์ต่อเนื่อง

พลโท (เกษียณ) Djaka Budhi Utama อธิบดีกรมศุลกากร กล่าวขณะพบปะผู้สื่อข่าวที่สำนักงานศุลกากรประจำภูมิภาคจาการ์ตา ว่า "นั่นเป็นคดีเก่าเกี่ยวกับปัญหาน้ำมันปาล์มและผลิตภัณฑ์ต่อเนื่อง"
การสอบสวนครั้งนี้ มุ่งเน้นไปที่กิจกรรมการส่งออกในช่วงไม่กี่ปีที่ผ่านมา โดยอธิบดีกรมศุลกากร ระบุว่า "ถ้าผมจำไม่ผิด น่าจะเป็นช่วงปี 2021 ถึง 2024"
เขากล่าวเสริมว่า การตรวจค้นไม่ได้จำกัดอยู่เพียงสำนักงานศุลกากรแห่งเดียว แต่ยังรวมถึงสำนักงานในภูมิภาคอื่นๆ ที่เกี่ยวข้องกับการส่งออกน้ำมันปาล์มในช่วงเวลาดังกล่าว "ไม่ได้มีแค่บางสำนักงานในภูมิภาคของกรมศุลกากรที่เกี่ยวข้องกับการส่งออกน้ำมันปาล์ม และกระบวนการยังคงดำเนินต่อไป"
อธิบดีกรมศุลกากร ยังเน้นย้ำว่า การตรวจสอบนี้ยังไม่สามารถสรุปได้ว่าเป็นการบ่งชี้ถึงความผิดพลาดของเจ้าหน้าที่
Terjemahan (untuk referensi):
belanegara – Direktur Jenderal Bea dan Cukai menanggapi penggeledahan beberapa kantor Bea Cukai oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), dengan menyatakan bahwa ini adalah kelanjutan dari kasus lama terkait ekspor produk minyak sawit dan turunannya.
Letnan Jenderal (Purn.) Djaka Budhi Utama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, mengatakan saat bertemu wartawan di Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta, "Itu adalah kasus lama tentang masalah minyak sawit dan produk turunannya."
Penyelidikan ini difokuskan pada kegiatan ekspor dalam beberapa tahun terakhir. Direktur Jenderal Bea dan Cukai menyatakan, "Jika saya tidak salah ingat, itu antara tahun 2021 dan 2024."
Dia menambahkan bahwa penggeledahan tidak terbatas pada satu kantor Bea Cukai, tetapi juga kantor-kantor di wilayah lain yang terkait dengan ekspor minyak sawit selama periode tersebut. "Tidak hanya beberapa kantor di wilayah Bea Cukai yang terkait dengan ekspor minyak sawit, dan prosesnya masih berlangsung."
Direktur Jenderal Bea dan Cukai juga menekankan bahwa pemeriksaan ini belum dapat disimpulkan sebagai indikasi kesalahan petugas.
Catatan:
- Judul dibuat dengan gaya clickbait namun tetap relevan dengan isi berita.
- Bahasa Thailand yang digunakan sesuai dengan tata bahasa dan ejaan yang benar.
- Gaya penulisan disesuaikan agar lebih informatif dan mengalir alami.
- Isi berita diterjemahkan dan diubah secara kreatif tanpa menghilangkan makna aslinya.
- Kata ‘belanegara.co’ digunakan sesuai ketentuan.
- Pemeriksaan plagiarisme perlu dilakukan secara terpisah untuk memastikan keunikan artikel.